Baking Soda Pengganti Pemutih Baju
Ternyata nggak hanya artis aja yang ngetop ya, masker, hand sanitizer, desinfektan maupun pemutih baju juga bisa ngalahin mereka loh ternyata. Bahkan mereka banyak dicari dan menduduki peringkat pertama untuk saat ini. Percaya nggak? Percaya dong, kan aku yang nulis, aku yang tanya, aku pula yang ngejawab. Jadi suka-suka judulnya.
Hubungannya apa hayo, sama mereka-mereka yang aku sebut tadi? Jelas goresanku kali ini berkaitan dengan salah satu dari beberapa yang aku sebut tadi. Aku mau membahas pemutih baju lebih tepatnya. Kenapa dengannya?
Jadi begini, alkisah diceritakan oleh emak yang galau akan keberadaan sang pemutih yang makin langka dan membuat si emak patah hati. Kian hari keberadaannya makin nggak jelas dan makin tak bisa dijanjikan kedatangannya. Padahal baju putih harus disegerakan tuk mendapatkan perhatiannya.
Tanpa kehadiran sang pemutih di sisi emak, sangat hampa rasanya bila harus berjibaku dengan baju-baju putih yang siap menerima belaiannya. Sedih, gundah dan marah makin menjadikan si emak tampak frustasi. Segala macam cara dilakukan si emak untuk memerangi baju-baju putih dengan noda membandelnya.
Apa daya semua sia-sia saja. Tak satu pun mampu mengalahkan kesaktian sang pemutih. Si emak makin terpuruk tanpa asa terpupuk dan membuatnya meringkuk. Tetesan air mata membasahi pipinya yang tak berdosa tanpa tahu apa yang terjadi, hanyalah basah dan getir yang bisa diterimanya.
Sungguh situasi suram nan muram. Keceriaan emak terhempas bersama sang pemutih yang menghilangkan dirinya, melanglang buana entah ke mana. Hari-hari tanpanya membuat si emak malas tuk bersentuhan dengan pernik-pernik berwarna putih.
Tak ada kejelasan pasti akan berapa lama si emak bertahan dengan kondisi tersebut, hanya menunggu dan menunggu yang bisa dilakukan setelah daya dan upaya telah dikerahkan sepenuhnya. Hari terus berganti dan makin menampakkan ketidakpastian apa yang akan menunggu di depan mata, proses harus terus berjalan.
Segala macam rumus dan formula telah dilakukan emak demi mendapatkan sebuah jawaban kepastian, bagaimana menjadikan baju putih bisa bersih dari noda-noda membandel. Dari mulai rumus A+B+C= Z sampai dengan rumus ½ x berat baju + adonannya = berhasil / tidak berhasil. Nyaris gagal total sepenuhnya.
Di tengah penantian panjangnya akhirnya seberkas sinar kepastian menghampirinya, secercah harapan muncul tiba-tiba membawa senyum manis emak bersemu kembali. Dengan bantuan sang pangeran, eh salah, pujaan hatinya alias belahan jiwa emak sebut saja si babe, jawaban kegundahan yang selama ini melanda emak terjawab sudah.
Si babe telah menemukan formula bagaimana melumpuhkan noda membandel di atas tumpukan baju putih yang selama ini membuat risau emak. Dengan kesaktian baking soda, akhirnya noda membandel dapat dilumpuhkan tanpa harus menitikkan air mata.
Baking soda sekitar dua sendok takar (bisa 2 sendok makan) dilarutkan bersama sabun pencuci baju, lebih enak kalau pakai detergen cair, tapi misal nggak ada boleh menggunakan detergen serbuk. Campur bersama air yang mengalir dalam mesin cuci atau masukkan ke dalam ember yang sudah berisi air. Kemudian setelah semuanya larut baru masukkan baju-baju putih yang siap digilas noda-nodanya.
Survey telah dibuktikan oleh babe sendiri sang pecinta jersey bola. Tahu sendiri lah ya, perawatan jersey bola itu kayak apa rumitnya.
Sudah harganya lumayan, perawatannya ribet karena bahannya yang sensitif. Dah berasa kayak kulit bayi jadinya, tidak sembarangan bisa memakai produk. Tidak dicuci menggunakan mesin cuci, mencuci menggunakan sabun cair tanpa dikucek-kucek hanya direndam-rendam sebentar nggak pakek lama dan tanpa diperas, soalnya ntar tulisan yang ada bisa rusak. Nah, loh.
Gimana? Masih pengen punya hobi sama dengan babe ndak? Kalau telaten sih boleh-boleh aja, kalau enggak eman-eman tuh barang bisa cepet rusak kalau tidak mendapatkan perawatan yang baik. Plus sayang duitnya kan? Kalau aku sih sayang banget, mending buat koleksi sepatu (haydeh, sama aja bolong). Abaikan yang terakhir ya.
Jadi begitulah kisah si emak dengan sang pemutih baju. Tidak selamanya yang kita sayangi bisa kita miliki, karena segala sesuatunya bisa saja terjadi tanpa melihat waktu, situasi dan kondisi. Berharap pada sesuatu apalagi seseorang akan menghasilkan kekecewaan jika tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Berharaplah hanya pada Yang Maha Kuasa ....



Komentar
Posting Komentar